Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Yen Jepang Diperdagangkan Sedikit Lebih Tinggi Terhadap USD
Tuesday, 1 April 2025 09:38 WIB | USD/JPY | Yen

Yen Jepang (JPY) bergerak naik terhadap mata uang Amerika selama sesi Asia pada hari Selasa dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan penurunan retracement hari sebelumnya dari level tertinggi lebih dari satu minggu. Survei Tankan Bank of Japan (BoJ) menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Jepang menaikkan perkiraan inflasi mereka untuk satu tahun, tiga tahun, dan lima tahun ke depan. Hal ini, pada gilirannya, mendukung kasus untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut dari BoJ dan ternyata menjadi faktor utama yang mendukung JPY. Selain itu, penurunan Dolar AS (USD) yang moderat membuat pasangan USD/JPY tertekan di bawah batas psikologis 150,00.

Namun, para pembeli JPY kurang yakin di tengah perubahan positif dalam sentimen risiko global, yang cenderung melemahkan mata uang safe haven tersebut. Selain itu, ekspektasi yang surut bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga kebijakan dengan laju yang lebih cepat, di tengah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi akibat tarif AS, bertindak sebagai penghambat bagi JPY. Meskipun demikian, pandangan hawkish BoJ masih menandai perbedaan besar dibandingkan dengan spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan segera melanjutkan siklus pemotongan suku bunganya. Hal ini, pada gilirannya, menunjukkan bahwa jalur yang paling mudah bagi JPY dengan imbal hasil rendah tetap ke atas.

Dolar AS, di sisi lain, terus berjuang untuk menarik pembeli yang berarti di tengah kekhawatiran bahwa tarif perdagangan Trump akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Lebih jauh, pelarian global ke aset yang aman dan ekspektasi akan beberapa kali pemotongan suku bunga dari Federal Reserve menyeret imbal hasil obligasi Treasury AS lebih rendah. Penyempitan diferensial suku bunga AS-Jepang yang diakibatkannya memberikan dukungan tambahan bagi JPY dengan imbal hasil rendah selama sesi Asia pada hari Selasa.

Para pedagang kini menantikan rilis data makro AS penting minggu ini, yang dijadwalkan pada awal bulan baru, dimulai dengan pembukaan JOLTS dan ISM Manufacturing PMI pada hari Selasa. Ini akan diikuti oleh laporan ADP pada hari Rabu, ISM Services PMI AS pada hari Kamis, dan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang diawasi ketat pada hari Jumat. Ini akan memainkan peran penting dalam memengaruhi USD dan memberikan beberapa dorongan yang berarti bagi pasangan USD/JPY. 

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Yen Melemah, Jepang Siap Keluarkan Kebijakan Fiskal Baru...
Thursday, 22 January 2026 13:56 WIB

Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...

USD/JPY Melemah, BoJ Isyaratkan Pengetatan 2026...
Monday, 29 December 2025 08:48 WIB

Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...

Yen Terpuruk Meski BOJ Naikkan Suku Bunga, Apa yang Terjadi Selanjutnya?...
Friday, 19 December 2025 07:43 WIB

Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...

Yen Bergerak Hati-Hati Menjelang Keputusan BoJ...
Wednesday, 17 December 2025 10:38 WIB

Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...

Yen Mulai "Nendang" Lagi-USD/JPY Bisa Jebol 155?...
Tuesday, 16 December 2025 07:18 WIB

Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS